
Menjelang akhir tahun 2009, kabar gembira kembali menyelimuti warga masyarakat Indonesia khususnya yang berasal dari golongan tidak mampu (miskin). kabar itu adalah isu terbaru jika pemerintah akan kembali menggulirkan program Bantuan Langsung Tunai untuk tahun 2010. wuuuh angin segar, benarkah!!!
entah kenapa pikiran saya malah jadi terbang kemana-mana perihal keputusan ini, saat BLT pertama diluncurkan dulu, yang menjadi alasan pemerintah saat itu adalah untuk kompensasi atas kenaikan harga bbm dalam negeri yang terpaksa dilakukan akibat naiknya harga minyak dunia (dalihnya). akan tetapi kini, hal ini tidak relevan lagi mengingat harga bbm tersebut sudah diturunkan kembali ke harga sebelum BLT ada. pertanyaannya adalah mengapa pemerintah terkesan tiba-tiba mengeluarkan keputusan ini padahal tidak ada alasan yang kuat seperti kejadian dulu. sampai saat ini pemerintah memang belum memberikan keterangan resmi mengenai benar tidaknya isu BLT untuk 2010 ini. akan tetapi prediksi saya adalah pemerintah sedang ingin mendinginkan suasana dalam negeri yang sedang panas belakangan ini. kita tentu sudah mafhum dengan apa yang saat ini sedang terjadi. kasus Century, dugaan pengembosan KPK, ketidakadilan hukum bagi pencuri kakao dll. semua hal ini tak pelak membuat perhatian masyarakat kepada eksekutif sedang tegang-tegangnya. efek yang paling jelas terlihat adalah turunnya popularitas "presiden" dalam berbagai survey yang ada. menghadapi kenyataan ini membuat saya mau tak mau berpikir bahwa sekali lagi sang No 1 tengah membuat semacam pengalihan. tujuannya agar rakyat lupa dan tidak menciptakan suasana yang semakin tidak menguntungkan (untuk pemerintah tentunya). dan belakangan ini, saya juga melihat kalau RI 1 agak terkesan defensif, hal ini saya perhatikan dari berbagai pidatonya belakangan ini. lagipula ini bukan yang pertama kalinya pihak eksekutif melakukan manuver "pengalihan" ini. setiap ada kondisi yang dianggap membahayakan pemerintah, biasanya ada isu-isu yang kontradiktif yang dihembuskan oleh pemerintah. contoh nyatanya adalah saat demo besar-besaran menolak kenaikan harga BBM yang sempat menghancurkan pagar DPR tahun 2008 lalu.
well, benar-tidaknya dugaan saya di atas mungkin tidak bisa dibuktikan namun saya yakin kalau isu pengalihan memang relevan untuk dilakukan oleh mereka. ingat, mereka pun tentu mewaspadai "musuh" yang selalu ikut "bermain". dengan segala kepentingannya masing-masing.
Masihkah kita diam!!!




0 komentar:
Posting Komentar
Semua orang boleh berkirim comment disini, silahkan kalian keluarkan unek-unek kalian asal ingat jangan janjian perang disini hehehe!!!!!!